My Guardian

1800 Words

  Pagi itu udara berhembus sepoy saat matahari baru beranjak diperaduannya. Dia melangkah pelan membawa pelana kuda hitam sahabatnya. Dengan senyum manis, dia membelai kuda itu lembut lalu mulai menaikinya " Helen, ayo kita lanjutkan rencana." Bisiknya ditelinga kuda itu lalu mulai memacunya. Namun, " Tuan Jeffan." Cegah seseorang. Pemuda yang ternyata Jeffan itu menoleh. Keningnya bertaut ketika menemukan sosok Izika tersenyum disana. " Jadi kau mau pergi tanpa memberitahuku?". Ucapnya membuat Jeffan tersenyum. " Aku ada urusan Akira, kau tidak harus selalu mengikutiku kan?". Jawab pemuda yang begitu bersinar diatas kuda hitam dan dengan kemeja hitam yang melekat ditubuhnya itu. " Aku mau ikut, aku bosan disini." Celetuk Izika memakai tudungnya " Akira ayolah, tidak untuk kali in

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD