Mengapa Sjhon membawaku ke kamar?! Apa yang akan dia lakukan padaku? Dan apa yang sebenarnya ada di kepalanya?! Kepalaku seketika penuh dengan tanda tanya setelah Sjhon dengan beraninya mengajak-ku ke kamar. Tanda tanya besar. Seorang pria cupu sepertinya dengan berani-beraninya mengajak-ku ke kamar. Sejak awal ... hem, aku memang sudah mencium bau-bau kemesuman darinya. Entahlah, kupikir pria polos seperti Sjhon ini punya banyak rahasia yang tersimpan rapat-rapat dalam dirinya. Sulit kurasa untuk mengungkapnya satu persatu. Tetapi, karena dia kekasihku, maka aku harus. Padahal, aku sedang mencoba menjadi gadis sepertinya. Sudah berniat menjelaskannya di ruang tamu saja tetapi dia seolah adalah pria dengan rasa malu yang hampir habis. Sebenarnya, aku tidak marah. Hanya saja, ane

