“Eh?” Evan justru bengong menatap Kamila. Mulutnya masih penuh dengan satu sendok bakso yang sudah dia lahap dan sedang dikunyah di mulutnya. “Serius atuh! Itu juga kalau kamu mau!” Evan terlihat menundukkan wajahnya seperti orang yang memendam rasa kecewa. Padahal itu salah satu taktik agar Kamila mau menjadi Umbrella girl saat balapan di seri pertama nanti. “Terus kata teman-teman kamu teh gimana?” Kamila sebenarnya tidak keberatan, hanya saja dia tidak percaya diri dan penasaran dengan komentar teman-teman Evan atas usulannya itu. “Teman-teman mah setuju aja!” Evan mengulas senyum sembari kembali menikmati satu mangkok baksonya yang belum habis. Kamila bergeming. Ada rasa kurang percaya diri. Namun juga ada rasa ingin memenuhi permintaan Evan. “Gimana?” Evan kembali bertanya sembar

