Setelah Kamila keluar dari ruang kerja Eric Devandra. Tidak lama berselang Andi datang mengetuk pintu ruangan itu. Pria berusia 35 tahun dengan wajah dingin. Sikap yang sedikit bicara banyak bekerja, membuatnya menjadi orang kepercayaan keluarga Pratama. Ia mengenakan setelan jas berwarna hitam, saat ini sudah hadir di hadapan seorang Eric Devandra yang masih bersantai duduk di sofa ruang kerjanya. “Selamat siang, Tuan!” Pria dingin itu membungkukkan bahunya di depan Tuan muda Eric Devandra. “Katakan informasi apa yang Kau dapatkan?” Eric Devandra sudah tidak sabar untuk mendengar informasi dari Andi. “Banyak Informasi yang sudah saya dapatkan, Tuan!” Andi kembali menundukkan kepalanya. “Duduklah! Lalu ceritakan kepadaku informasi penting itu! Dan kita akan membahas bersama, solusi yan

