12. diaa...

1359 Words

Kuy,  typo berantakan. Part belum di revisi. Tolong maklum aja. Lagi malas. *** "Ellina," Suara berat itu membuat tubuh Ellina menegang. Kepalanya dengan sangat pelan menoleh kebelakang. Dia terpaku, pada pria yang baru saja memanggil namanya. Tubuhnya berdiri dengan cepat. Dia menatap dari atas hingga bawah, tubuhnya bergetar pelan. Ada banyak hal yang dia pikirkan, tapi bahkan satu kata sapaan saja tak sanggup keluar dari bibir tipisnya. Mereka berdua hanya saling menatap. Tak ada yang mencoba bergerak atau mendekat lebih dulu. Mereka hanya saling diam, dan memandang satu sama lain. Ada riak keterkejutan di antara keduanya. Hal itu cukup terlihat jelas. "Aku," ujar pria itu menggantung dan tak terselesaikan. "Aku, Ellina, aku ...," Ellina melangkah pelan dan tersenyum

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD