Saat ini Evelyn berjalan-jalan mengelilingi taman bunga, dimana mawar-mawar kesukaan sang ibu sedang bermekaran. Dibelakangnya dua pelayan serta beberapa prajurit mengikuti. Risih, walaupun sudah berapa lama Evelyn tetap merasa terganggu. "Kalian bisa menunggu disini, aku akan berjalan-jalan sebentar." "Baik yang mulia." sahut mereka tapi tetap saja mengikuti Evelyn dari belakang. Evelyn menghela nafas, ia menunduk untuk menyentuh kelopak mawar tapi seorang pelayan pribadinya langsung menahan. "Queen mawar ini sangat berduri, biarkan saya membersihkannya dulu." Pelayan itu langsung membersihkan duri-duri di sekitar mawar tanpa membiarkan Evelyn menjawab lebih dulu. "Sekarang sudah aman kulit anda tidak akan terluka." Evelyn tersenyum geli atas tingkah protektif dari para pelayannya,

