Kulit Celline terasa sehalus sutra. Memberikan efek melayang ketika menyentuhnya. Nafas mereka saling bersahut-sahutan, menyambut kesenangan duniawi yang mereka rengkuh bersama-sama. Lengan kuat Kendall memenjarakan Celline dalam lautan surga yang mereka sebut hasrat. Saling mengambil apa pun yang mereka butuhkan dari satu sama lain, seolah-olah sentuhan dan tarian fisik mereka adalah oksigen paling murni. Kedua mata mereka saling bertautan. Memberikan bahasa kenikmatan murni. Kenikmatan yang terasa bagaikan cairan manis dari surga. Celline hanyut dalam godaan Kendall. Lelaki itu masih saja sekuat dulu dalam menaklukkan raganya. Di depan Kendall, Celline seolah tak menjadi apa-apa dan hanya bisa pasrah dalam setiap kendali lelaki ini. Malam mereka terasa indah. Saling menyatu dan men

