Celline duduk di ranjang kamar dengan kondisi yang sangat kacau. Rambutnya tak tertata, wajahnya pucat, dan seluruh tubuhnya bergetar hebat. Kenyataan bahwa John telah melukai anaknya merupakan kenyatan terberat yang mampu hatinya terima. Dia sama sekali tak menyangka, suaminya melakukan hal paling kotor. Hal paling hina yang bahkan hewan pun tak melakukannya. Air mata Celline mengalir turun. Dia mengusap pipinya dan menahan tubuhnya agat tak meluruh hancur. Berapa juta tetes air mata yang ia jatuhkan semenjak pernikahannya bersama John? Serasa tak lagi terhitung. Pernikahan ini menjadi neraka yang paling menyedihkan. Bukan hanya hati dan nurani Celline saja yang diserang John. Tetapi kewarasan dan moral Celline sama kacaunya. Dijadikan samsak bagi setiap emosi John. Setiap kali Ce

