Sam berkali kali melihat jam, sudah hampir waktu keberangkatan mereka ke London tapi Sean entah dimana. Berkali kali Sam menghubungi ponsel Sean tapi tak ada yang mengangkat. "Carlos apa Sean belum ada kabar juga?" tanya Sam. "Belum miss saya juga masih berusaha menghubungi Mr. Johanson," kata Carlos. Samantha tak tenang menunggu Sean. Samantha tidak bisa tidur menunggu sean sepanjang malam di ruang tamu, dia juga menangis khawatir tentang Sean yang tak ada kabarnya. Entah mengapa akhir akhir ini dia menjadi lebih sensitif tapi sangat takut kehilangan Sean, selalu ingin bersama Sean. Samantha tertidur di sofa ruang tamu dengan air mata di pipinya. Carlos yang melihat Samantha seperti itu merasa iba. Dia tau kisah cinta Sean dan Samantha yang tak mudah, betapa terpuruknya Sean sa

