Part 15

1400 Words
Di London "Stella sudah aku muak padamu," teriak Sean pada Stella. "Aku hanya minta perhatianmu sedikit saja Sean, aku ini istrimu," kata Stella menangis. "Makin malas aku di rumah ini, masih untung aku mau pulang," kata Sean lalu pergi keluar rumah tak memperdulikan teriakan Stella terus memanggil namanya. Stella lelah semenjak tak ada Samantha dia merasa kesepian, Sean jarang pulang dan makin tak peduli pada Stella. Tak lama ponsel Stella pun berbunyi "Will calling," "Hallo Will," sapa Stella "Kau kenapa Stel? Kenapa suaramu berbeda, kau menangis," "Aku tak apa apa Will," "Stella aku ingin mengajakmu makan siang," "Hmmm bagaimana yaa Will," kata Stella ragu "Ayolah Stella hanya sebentar saja, just lunch," "Ok lah Will," "Di restorant tempat biasa yaa," Stella tersenyum mengingat dia akan pergi dengan Will. Teringat akan masa mereka pacaran dulu, walau mereka pacaran jarak jauh karena Will bertugas di salah satu rumah sakit di Canada tapi mereka bahagia dan saling setia. Stella menjadi lupa permasalahan rumah tangganya dengan Sean. "Hai Will," kata Stella "Matamu kenapa Stel." Will dan menyentuh wajah Stella yang sembab karena menangis. Stella hanya diam tak menjawab perkataan will. Stella dan Will larut tertawa bersama dan bahagia. Mereka mengingat moment dahulu waktu berpacaran dan bertunangan. Cerita mereka tentang rumah idaman mereka. Sean mendapatkan email foto foto sam dengan pria lain. "Cari info yang detail siapa pria itu," kata Sean pada seseorang Carlos orang kepercayaan Sean. Sean melihat foto Samantha yang sedang tertawa dengan orang lain membuat hati nya menjadi sakit. "Samantha," kata Sean ****** Di California "Kau sungguh lucu Nick," kata Sam tertawa saat dia dan Nick makan siang berdua di salah satu kafe. Sam dan Nick sudah 3 hari berjalan jalan berdua menikmati kota California. Mereka selalu tertawa dan bersenda gurau bersama. Saling meledek dan menggoda. "Sam kalau kau bukan kakak tiri ku pasti sudah ku jadikan pacar," kata Nick. "Hahaha Nick kau bisa saja." Sam yang tiba tiba merasa tak enak. "Sam apa kau ada kekasih?" tanya Nick. "Dulu ada," kata Sam terdiam mengingat kenangannya dengan Sean. "Trus sekarang," tanya Nick. "Sekarang dia bukan milikku lagi,"  "Apa kau masih mencintai kekasihmu?" "Sangat mencintainya Nick dari dulu sampai sekarang," "Beruntung yaa kekasihmu Sam di cintai wanita dan se sexy dirimu," "Hahaha sepertinya cuman kamu deh Nick yang berfikir seperti itu," kata Sam tertawa. "Trus berpisah kenapa Sam?"  "Panjang kali lebar kali tinggi Nick ceritanya, kau ini cerewet sekali,"  "Mau ga jadi pacarku diam diam tanpa ketauan dad dan mom," "Yaa ampun Nick kau ini kesambet setan apa sih, nyebut Nick nyebut... but...but..." Sam kaget dan tak percaya perkataan Nick yang menurut Sam gila dan tak masuk akal "Ayoo lah Sam... Aku tak tahan melihat bodymu yang sexy itu, atau gimana kalau kita one night stand," kata Nick nakal. "Gilaaaaaa," kata Sam lalu pergi lalu menuju mobil mereka. **************** Sepanjang perjalanan Samantha dan Nick hanya berdiam diri, Samantha salah tingkah setelah mendengar perkataan Nick. Dia ga habis pikir Nick bisa mengatakan hal yang itu. Nick dengan pemikirannya juga jadi malu sendiri kenapa dia tak terkontrol ingin berhubungan dengan Samantha. Nick akui body Samantha merupakan type idamannya. Samantha cantik, sexy seperti pacar pacar Nick. Nick ingin meminta maaf pada Samantha tapi dia bingung bagaimana caranya. Saat makan malam pun Sam banyak diam dan tak ingin menatap Nick. Nicholas dan Ursulla bingung melihat tingkat Samantha dan Nick. "Nick kau bertengkar dengan Sam," kata Nicholas saat menghampiri Nick di teras rumah. "Iya dad, aku menganggu Sam jadinya Sam marah," kata Nick berbohong. "Nanti daddy ajarkan cara membujuk Sam. Ooh iya Nick apa kau menyukai Sam?" Tanya Nicholas. "Hmm suka dad,"  "Bukan suka dalam artian kakak adik loh Nick," "Maksud daddy gimana?" Kata Nick berpura pura tidak tau. "Kau menyukai Sam sebagai seorang pria?" Tanya Nicholas. "Inginku sih dad menyukai Sam sebagai seorang wanita bukan kakak," "Sudah daddy duga kau menyukai Sam, dari tatapan matamu, gerak gerik tubuhmu yang sudah beberapa hari disini itu sangat terlihat Nick," "Aku harus bagaimana dad, tak mungkin aku menyukai Sam yang merupakan kakak tiriku," "Nah itu dia yang mau daddy bicarakan, memang cinta tak pandang usia, status. Tapi daddy menyarankan lupa kan lah Sam carilah gadis lain," "Yaa ampun dad ku pikir kau ingin mendukungku dengan Sam,"  "Tapi...." "Tapi apa dad," "Jika kalian berjodoh yaa silahkan saja," kata Nicholas tertawa. "Biarkan orang mau berkata apapun, toh semua orang tau kalau Sam anak tiri daddy,"  "Terima kasih dad sudah mendukungku," "Tapi......." "Tapi apa lagi dad? Suka sekali sih dad kata kata tapi terus dari tadi," "Jangan kesal dulu bro... ini info penting untukmu," kata Nicholas serius pada Nick. Nick pun mendengarkan informasi penting tentang Samantha. Tentang siapa kekasih Samantha dulu, hubungan terlarang Samantha dengan kakak ipar nya sendiri suami kakak tirinya Stella dan kakak iparnya dulu pacar pertama dan cinta pertama Samantha. keesokan paginya keluarga Cooper sarapan bersama... "Sam dad memberimu waktu untuk berlibur di bali dengan Nick," kata Nicholas. "Tapi dad... aku ingin berkerja saja," tolak Sam. "Dad hanya ingin kau kembali santai dan melupakan kakak iparmu dengan liburan bersama Nick," "Iya Sam... Kau pergi lah berlibur dan bersenang senang. Setelah kau kembali dari bali baru kau bisa bekerja," kata Ursulla, dia tidak tau kalau Nicholas berencana mendekatkan Sam dan Nick. "Baiklah mom dan dad aku akan menuruti kalian," kata Sam pasrah. Waktu sudah malam, Samantha menuju kolam renang untuk berenang dirumahnya. Sudah lama Samantha tak berenang menikmati kolam renang daddy Nicholas. Tapi pemandangan di kolam renang membuat Samantha berhenti. Dia melihat Nick berenang disana dengan tubuh Nick yang atletis. Samantha wanita normal melihat adik tirinya seperti itu bagaimana Samantha tak tergoda. "Hai Sam... ingin berenang bersamaku," kata Nick genit. "Jadi malas aku saat melihatmu Nick,"  Samantha pun akhirnya masuk ke dalam kolam renang. "Awas kau kalau pengang-pengang," "Iiih dasar wanita m***m siapa juga mau pegang-pegang," "Dasar kau Nick Cooper sialan. Seenaknya saja bilang aku mesum." Sam melotot melihat Nick Nick bersikap cuek saja melihat Samantha berenang tapi sebenarnya dia menahan gejolaknya juniornya yang sedari tadi ingin kehangatan gara gara melihat Samantha memakai bikini. "What are you looking huh little brother," kata Samantha yang sengaja menggoda Nick. Bukan Samantha tak tau kalau Nick dari tadi bersikap pura pura cuek. Samantha melihat milik Nick yang tiba tiba timbul dibalik celana renangnya. Samantha dengan nakalnya menyentuh milik Nick. Nick menjadi kelabakan sendiri dengan perlakuan Samantha yang sangat membuatnya bernafsu. Nick tiba tiba mencium bibir Samantha, Samantha pun kaget dengan perlakuan Nick yang tiba tiba dan dia mendorong tubuh Nick. Samantha lalu pergi ke kamarnya dan dia menyesal sudah menggoda Nick. Tak lama Nick masuk kamar Samantha. "Kau sudah membangunkan yang dari tidur Sam," ujar Nick yang bernafsu. "Please Nick keluar dari kamarku... maafkan aku Nick," Nick yang sudah gelap mata tak peduli lagi dia membawa Samantha ketempat tidur dan berusaha menciumi Samantha. Sam yang awalnya hanya diam mulai terlena dengan ciuman nick yang berbeda dengan Sean. Sam pun membalas ciuman nick. Saat Nick merangsa setiap inci tubuh Sam... Sam menggeliat geli atas perlakuan Nick. "Aaaakh sean...” desah Sam tanpa sadar menyebut nama Sean. Nick terkejut saat Samantha menyebut nama pria lain. Nick menyudahi ciumannya dari Samantha dan pergi dari kamar Samantha. Nick keluar dengan langkai gontai dari kamar Samantha. Sakit hati Nick saat Samantha malah menyebut nama pria lain. Nick juga tak bisa menyalahkan Samantha. Samantha masih mencintai lain. "Aku akan buat kau melupakan pria itu." Ujar Nick kesal. ************** "Tuan lelaki yang bersama nona Samantha itu anak Mr. cooper. Adik tiri miss Samantha. Nick cooper seorang pengusaha perhotelan di Bali, Indonesia dan ke California untuk liburan. Miss Samantha menemaninya berlibur," kata Carlos. Sean menatap foto Samantha dengan perasaan rindu. Dia sangat merindukan Samantha, setiap inci tubuh Samantha membuat Sean puas dan menjadi candu. Tak ada wanita lain yang bisa memuaskan Sean selain Samantha. Jika bukan Samantha anak tiri pengusaha Nicholas Cooper tentu saja Sean sudah mempertahankan Samantha. Sean tak bisa berbuat banyak selama Samantha masih dalam pengawasan Nicholas. Belum lagi Sean harus berhadapan dengan Stella. Sean tak mempersalahkan jika Stella tau dia berhubungan dengan Samantha tapi dia mengkhawatirkan perasaan Samantha yang pasti akan terluka jika Stella membenci Samantha. Sean mempunyai rencana membuat Stella dekat lagi dengan Will jadi Sean ingin membuat Stella lah yang berselingkuh. Pikiran Sean sudah licik ingin mencuci tangannya agar dia terlihat baik dan Stella juga Will yang buruk. "Mr. Johanson, Mrs. Stella pergi bersama mantan pacarnya William Bradley," kata Carlos yang menghubungin Sean kembali. "Bagus. Foto mereka kapan saja dan buat mereka semakin dekat," ujar Sean licik. "Kau atur rencana supaya Stella tidur dengan Will" kata Sean "Baik tuan" kata Carlos Setelah Carlos mematikan ponselnya, Sean tersenyum sendiri dengan apa yang dilakukan Stella dan William Bradley. "Stella kau akan ku lepaskan agar kau tak lagi menjadi penghalang hubunganku dengan Sam,, selama kamu masih berstatus istriku" kata Sean pada dirinya sendiri. "Tunggu aku Sam... Aku akan menikahimu dan menceraikan Stella setelah Stella rencana ku berhasil membuat Stella berselingkuh dengan Will" kata Sean dengan senyuman licik. Sean tersenyum licik dia ingin rencana nya berhasil untuk membuat Stella berselingkuh tapi jika Stella tidak terpengaruh dan tetap setia pada Sean. Sean akan mencari cara lain untuk bercerai dengan Stella.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD