Selagi Camila membersihkan dirinya, Gilang sudah merapihkan kamar yang akan ditempati oleh calon istrinya itu selama di sini. Walau sebenarnya ia mau saja tinggal dalam satu kamar juga bersama Camila, tapi ia merasa sungkan. Apalagi dengan segala masalah yang dialami gadis itu karenanya, ia merasa tidak enak jika nanti dikira memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Tidak butuh waktu lama bagi Gilang untuk membereskan kamar yang tadinya menjadi ruang kerjanya. Karena memang kamar itu sudah rapih. Ia hanya perlu mengeluarkan meja kerjanya dari sana dan mengganti bed covernya dengan yang baru. Tak lupa pewangi ruangan yang ia semprotkan ke setiap sudut. Ia ingin jika Camila nyaman tinggal di sini. Setidaknya, perasaannya akan tenang jika gadis itu tinggal bersamanya. Selain ia bisa melihat

