Mengedikkan bahunya Cesario berucap, "Entahlah aku tak tau." "Hufttt." Queen menjatuhkan bahunya, lelah kka dia lelah. "Apa aku bunuh diri saja ya?" PLAK. Satu gamparan keras melayang di kepalanya, siapa lagi pelakunya kalau bukan Austin. "APA KAU GILA HA?" Tanya Austin berteriak. "Gila apanya? Aku hanya tidak mau menikah dengan dia," Kata Queen mengelus kepalanya, "Dan lagi! Mengapa kau kasar sekali padaku ha?!" Lanjutnya. Austin menghela nafasnya sejenak, iya juga ya ko jadi dia yang kasar ma adeknya. Dirinya menghembuskan nafasnya, "Begini saja, kau benar-benar tak mau dengannya bukan?" Tanya Austin yang di balas anggukan oleh Queen. Austin berdiri, merapikan jubahnya, "Kalau begitu biar aku yang bicara padany-" "Bisa-bisa kau yang di penggal kepalanya." Potong Cesario. Ya, si

