"Buk ... ibuk ... Assalamu’alaikum ....” Aulia langsung bersorak ketika motornya mulai berhenti di halaman rumahnya. Dengan cepat, gadis itu langsung menemui Azizah yang sedang menjaga toko mereka. “Wa’alaikumussalam ... tumben Aulia pulang sudah teriak-teriak begitu. Biasanya anak gadis ibuk selalu kalem.” Azizah memberikan tangannya untuk disalam dan dicium oleh Aulia. Aulia seketika mencium punggung tangan ibu sambungnya, “Buk, Aulia punya kabar gembira.” Aulia tersenyum lebar, wajahnya benar-benar sumringah. “Kabar apa, Sayang?” “Sebentar, Aulia ambil sesuatu dulu.” Aulia menurunkan tas dari bahunya dan mengambil surat yang sudah diberikan bu Sri kepadanya. “Ini, Buk. Silahkan ibuk membacanya.”Aulia memberikan surat itu kepada Azizah. Azizah tercenung sesaat, lalu ia pun mulai m

