WARNING!! BERPOTENSI BIKIN DARAH TINGGI, WAKAKAKA ... === ===== Sang pria terhenyak mendengarkan cerita Asri. Ia tidak menyangka jika gadis cantik yang ada di depannya memiliki hari yang sangat amat buruk seperti itu. Ia hanya bisa terpaku dan membeku di sebelah branker Asri. “Aku sudah menduganya, setelah ini anda pasti akan pergi dan menganggap saya hina.” Tangis Asri kembali pecah. Asri berusaha melepaskan alat pasien monitor yang menempel di tangannya. Sang pria dengan cepat, mencegah Asri. “Apa yang anda lakukan?” lirih Asri seraya merapatkan giginya. Asri berusaha memelankan suaranya dan menahan amarahnya agar tidak membuat keributan di ruang IGD itu. “Nona, jangan lakukan itu. Anda masih membutuhkan semua ini.” “Untuk apa?” “Untuk mengontrol kondisi anda agar dokter bisa

