Never Really Over

1084 Words

Sinar matahari memasuki celah gorden kamar Luciel. Mata birunya terbuka lebar, menyadari bahwa pagi telah hadir hari ini. Dia segera bangun dan menyadari bahwa malam tadi dia menginap di kediaman keluarga Cattaleya. Luciel memanaskan ototnya berlari kecil dalam kamar. Dia merasakan ada energi baru yang memasuki tubuhnya. "Hari ini sepertinya akan indah..."ucap Lucien yang sedang sendirian di kamarnya. Tanpa waktu lama, Luciel mencuci mukanya. Dia memakai sepatu olahraganya dan melangkah menuju ke arah halaman belakang rumah Cattaleya yang sangat luas. Pemandangannya yang hijau membuat Luciel merasakan kesejukan yang telah lama tidak dia rasakan. " Jadi setiap pagi kamu sering berolahraga, ya?" Luciel menoleh ke arah belakang dimana suara itu terdengar olehnya. Werren hadir disana

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD