Febby dengan tekat yang bulat memutuskan akan pulang ke Jakarta besok. Ia tidak ingin membuang waktu lebih banyak. Semakin cepat semua selesai maka semakin baik. Tidak ada gunanya menahan semua lebih lama. Ia tidak mau mengenggam bungkusan sampah lebih lama lagi sehingga ia memutuskan untuk segera membuangnya dan sebelum pulang membereskan semua yang terjadi dengan membuang sampah yang ia genggam, wanita itu memberanikan diri untuk melihat bukti yang diberikan oleh Khavi. Febby mencengkram kuat tablet yang ia pegang. Kenekatannya membuka semua file itu berujung membuat rasa sakit yang ia rasakan karena pengkhianatan Cindy berubah menjadi sebuah lahar kemarahan yang luar biasa. Cindy mempermainkan dirinya selama ini. Kepercayaan yang ia berikan diinjak-injak dan Cindy memperlakukannya seper

