"Ya kalau Hanaf sih makin yakin, ma. Kemarin juga Hanaf telepon ibunya. Terus tadi baru ngomong sama ayahnya." "Gimana?" "Mereka bilangnya gimana Eshal. Kalau pas lebaran ke rumahnya gimana, ma? Hanaf udah bilang Eshal. Tapi cuma bilang mau silaturahmi." "Jadi biar sekalian begitu?" "Ya menyampaikan niat serius aja. Walau udah lewat telepon kan Hanaf gak enak kalau gak datang. Ya syukur-syukur Eshal mau dalam beberapa bulan ke depan." "Eshal belum mau?" Ia terkekeh. "Bukan gitu. Kan pasti dia juga butuh pertimbangan. Kalau Hanaf kan udah merasa mantap. Insya Allah gak ada keraguan. Nah, mama gimana?" "Ya kalau mama gimana kalian saja. Kalau kalian yakin, mama juga yakin." Ia tentu senang mendengar jawaban dari mamanya. Ya dengan siapa pun setuju asal perempuan baik-baik. Lagi pula

