Manusia Sombong

2059 Words

"Apa yang ayah nak datang sini? Ayah nak rosakkan lagi kebahagiaan keluarga kami?" Vier menghadangnya tepat saat mereka baru saja tiba di lobi. Cowok itu juga baru sampai di lobi apartemen. Kebetulan sekali malah melihat mereka di sini. Ayahnya menghela nafas. Tentu ingin bicara baik-baik. Sementara Reyhan tampak bingung. Bukan kah ia tak tahu seberapa buruk hubungan keluarga mereka? "Apa maksud abang cakap macam ni?" Tentu saja Vier maju dengan muka yang mendekati wajahnya. Itu caranya mengecam. "Maksud awak cakap macam ni? Tak paham ke?" Vier berdecih. Ia malas berbasa-basi. Ya mungkin Reyhan tak tahu atau belum tahu atau bahkan lupa dengan isi kepala ayah mereka ini. Tapi Vier tak akan pernah lupa apa-apa yang pernah dilakukan. "Awak pun datang nak rampas Rafa dari kami. Patutkah k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD