Sedang Bahagia

2039 Words

"Bani gak kenapa-napa kan?" Indra menghembuskan nafas. "Tangannya bergerak. Makanya bikin kaget. Gue pikir udah sadar." Ternyata belum. Namun pasti ada harapan untuk sadar. Mereka makin yakin. Ini mungkin hanya persoalan waktu. Meski Ayu tadi sempat khawatir. Ya ia kira Bani meninggal karena Indra berlarian begitu. Ternyata kabar yang lumayan agak baik lah. "Lo datang ke nikahan Bara sama Della?" "Besok kan?" "Hari ini, Yu!" Lihat tuh jam di dinding sudah menunjukan jam 1 pagi. Aaah Ayu berhah ria. Baru sadar. Ia berjaga, tapi UGD sepi malam ini. Ya bagus lah. Jadi bisa nyolong tidur kan di atas kursi. "Oh lo datang?" "Ya masa gak datang sih?" "Oh oke...." "Lo kalo ngantuk, tidur deh." Karena Ayu agak-agak o'on malam ini. Ayu terkekeh. Ia memang agak mengantuk. Makanya, responn

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD