BAB 23: Mengejar Calla

1985 Words

“Mengapa kau menceritakannya padaku?.” Tanya Calla. “Seorang pria akan menceritakan hal paling pribadi dalam hidupnya kepada wanita yang berhasil membuat dia jatuh cinta.” Bisik Aric semakin mendekat. “Kau tidak benar-benar jatuh cinta kepadaku. Kau salah mendefinisikan ketertarikanmu”  Penolakan Calla tidak menggoyahkan Aric, pria itu semakin mendekat hingga ujung hidup Aric menyentuh pipi Calla. Pria itu menatap bibir ranum Calla yang menggodanya. “Kau harus tahu, aku bisa tidur dengan banyak wanita namun aku tidak pernah sekalipun mengatakan cinta kepada mereka. Aku bisa mengatakan cinta kepadamu meski kita belum pernah tidur bersama. Aku tidak bermain-main mangatakan cinta, karena cinta sesuatu yang besar. Apa itu tidak cukup menyakinkanmu jika aku serius?.” Calla kembali membungk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD