Adelina tersenyum masam, wanita itu terlihat tidak nyaman dan tidak enak mendengarkan ucapan Harry. “Kau tidak percaya padaku?.” Tanya Adelina terdengar sedih. “Aku hanya mengatakan bahwa kau sedang sibuk. Namun dia memaksaku untuk tetap bisa berbicara denganmu. Aku sedikit berkata tegas kepadanya karena meski dia kekasihmu, dia harus membedakan kepentingan pribadi dan pekerjaan.” Harry segera beranjak merasa sudah cukup dengan jawaban Adelina. Tidak ada yang perlu di perdebatkan lagi. Sekilas Harry melihat Adelina sebelum memutuskan pergi. “Untuk sementara kau masih menjadi asistantku. Lain kali, apapun yang terjadi, jika Calla yang menghubungiku, jangan menghalanginya karena dia akan menjadi pengecualian.” Adelina tercekat kaget mendengar apa yang sudah Harry katakan. Adelina tidak

