Nasi Liwet

1296 Words

"Gawat om, gawat. Tante Lusi sudah tahu semuanya." Ucap Raia yang langsung pergi menemui Djaya. "Tahu apa? Ada apa Raia? Tenangkan diri kamu" Tanya Djaya penasaran. Dia terus menatap Raia yang bolak-balik tak karuan di hadapannya. "Dia tahu kalau saya adalah Raia om, entah dia tau dari mana." Djaya termenung sebentar, bola matanya bergerak mencari solusi. "Kamu tenang, biar om yang urus. Kamu fokus saja pada pekerjaanmu." Djaya lalu berdiri memegang pundak Raia menenangkannya. Raia terdiam menatap omnya, hatinya sedikit lega mendengar kata-kata tersebut. Dia akhirnya pulang ke Apartemennya untuk beristirahat, dia melangkah perlahan keluar dari lift menuju pintu Apartemennya, begitu banyak hal yang berkecambuk di otaknya sekarang. Betapa terkejutnya dia melihat Elang berdiri di depan pi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD