Raia kembali ke Apartemen, dia langsung meraih kura-kura itu di atas kabinet dan membantingnya dengan kasar. "Arrghh" teriaknya sambil membanting. Semua barang yang ada di atas meja lalu dia dorong sampai jatuh berantakan. Dia kesal, hatinya tidak karuan. Dia merasa ditipu. Kenapa tuhan begitu jahat padanya? Apa salah dia sampai harus kehilangan semua orang yang ia cintai. Hidupnya selama dipenuhi oleh kesedihan dan kesendirian ditambah lagi dia harus menerima kenyataan kalau dirinya benar-benar sendirian sekarang. "Raia, buka pintunya." Teriak Elang dari luar sambil menggedor pintu. Dia mengikuti taksi yang Raia tumpangi tadi. Dia cemas mendengar suara pecahan kaca dari dalam, kalau sampai terjadi apa-apa. Dia akan sangat menyesal. "Raia tolong buka pintunya." Elang yang panik mencoba m

