Bab XLV

963 Words

Aditama mengusap wajahnya. Kemudian dia bangkit dari kursi yang dia duduki dan berbalik pergi setelah menepuk pundak kedua bawahannya. "Saya balik ke ruangan. Ada laporan yang harus saya bikin. Ini saya bawa." Dia menunjuk pada recorder di tangannya." "Siap, Ip!" Keduanya menghormat saat dia keluar. Malam ini, yang piket tidak terlalu banyak. Beberapa ada yang tidur di musholla atau di kamar belakang. Aditama mengangguk saat berpapasan dengan kolega atau rekan kerja yang pangkatnya lebih tinggi. Di dunia nyata, saat polisi berpapasan, mereka tidak langsung hormat grak seperti yang ditayangkan sinetron TV. Pada jenderal atau komisaris besar paling. Tapi kalau hanya atasan langsung, dan tidak dalam tugas formal, hal tersebut jarang dilakukan. Dia sampai di kantornya dan langsung membu

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD