Bersimbah Keringat

1284 Words

Shirley bersyukur. Saat tiba di rumah dan turun dari mobil yang mengantar jalannya tak lagi terhuyung. Ia pulang ke rumahnya yang sepi karena Zakaria masih berputar-putar mencari nafkah dengan mobilnya, ia kaget ketika menyalakan lampu dan melihat Katon sudah duduk santai di sofa sambil menyapa dirinya dengan berucap selamat malam. “Katon!” Shirley terpekik kaget, namun bahagia. Sambil melempar tas yang ia bawa, ia lalu memburu ke arah sofa dimana Katon berada, mendekap dan kemudian menciumi dengan lembut mulut pria itu. “Gue kangen banget, tauk.” Sambil berucap begitu ia kembali menciumi bibir Katon yang masih beraroma tembakau rokok. “Kemana aja sih lu?” Shirley memaksa mulut Katon membuka dengan cara menjulurkan lidahnya ke dalam mulut pria itu. Katon yang mengerti lalu mengeluarkan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD