JANGAN PANGGIL AKU PAMAN..

1173 Words
Setelah Selesai berlibur, Sarah mulai mempersiapkan Pernikahannya. Sarah dan Lucky mulai Fiting Baju pengantin dan mendatangi Gereja tempat akan dilaksanakan Pemberkatan. Keluarga Lucky juga akan hadir di Pernikahan ini. Mereka mempersiapkan semuanya serba terburu-buru. Waktu mereka tak banyak. Ayahnya Lucky sempat tidak percaya kalau Lucky serius akan menikah secepat ini. Sarah dan Lucky sangat merasa bahagia dengan rencana pernikahan mereka, Apalagi sarah seakan lupa dengan semua kesedihannya. Dia tidak sadar setiap gerak geriknya ada yang memperhatikan. ***** Setelah kemarin Sarah sibuk Fiting baju sekarang Dia di rumah sendiri, Seharian dia dirumah. "Kok AC nya gak dingin sih..Apa perlu dibersiin ya.." ucap Sarah saat didalam kamar. Tak lama Dia menelpon Ibunya; "Hallo..Ibu..AC kamar aku gak dingin..Boleh Minta tolong dibersihin nggak..Ibu kan tau no telponnya" Ucap Sarah tanpa henti. "Astaga kamu itu kalau ngomong gak ada titik koma ya..Ya Udah Ibu telpon" Jawab ibunya. 30 menit kemudian.. "Permisi.." Tok..Tok..Tok.. "Iya sebentar.."Jawab Sarah berlari ke Pintu. "Saya Udin.Saya di hubungi oleh Ibu Sesilia..kalau AC rumah ini ada yag rusak" ucap laki laki yang ternyata Tukang AC. "Oh..Itu Ibu saya..Mari masuk" ucap Sarah. Tak lama Tukang AC masuk bersama rekannya. Bertubuh tinggi dan terlihat seperti bukan Tukang AC. Tapi sarah tidak curiga. Dia mengambil minuman dingin dan meletaknya di meja. Tukang Ac sibuk membersihkan AC dikamar Sarah. Sarah duduk di Ruang TV sambil memainkan ponselnya. Setelah setengah jam akhirnya AC nya selesai di bersihkan. Sarah Memberi Upah pembersihan AC. Hanya pak Udin yang berinteraksi tapi Seorang lagi hanya diam dengan wajah tertutup masker dan kaca mata. Setelah keluar dari rumah Sarah, Laki laki bermasker tersebut memberi uang kepada pak Udin. Mereka berjalan berbeda arah.Pria bermasker tersebut masuk ke mobil hitam dan membuka masker. "Sekarang aku akan tau apa yang akan kamu lakukan di kamarmu sarah" Ucap Bisma tertawa Licik. Ternyata Bisma menyamar menjadi tukang AC dan meletakan Kamera dan penyadap suara di kamar Sarah. Bisma selama ini lolos dari tangkapan Polisi, Dengan kekuasan dari Ayahnya dia bebas berkeliaran hanya dengan menyembunyikan identitasnya. Bisma sangat terobsesi dengan Sarah selama ini sarah di ikuti olehnya kemanapun. Sampai sarah berlibur dia terus menguntitnya. Dia sangat marah Lucky ternyata melamar Sarah. Dia ingin memiliki sarah apapun Caranya. ***** Hari mulai petang, Sarah masih sendiri di Rumahnya. Pamannya Lucky mulai hari ini tidak lagi menjadi Dosen sehingga dia menyelesaikan pekerjaan di hari terakhirnya menjadi dosen. Ibu nya terjebak macet jadi terlambat datang ke rumah. Bisma masih menguntit Sarah dari kejauhan. Mencari kesempatan Sarah keluar dari rumah dan kembali menculiknya. Sarah ingin sekali makan Baso yang keliling kompleks rumahnya,Dia keluar rumah dan menuju jalan raya untuk mencari Tukang baso keliling. Bisma senang akhirnya Sarah keluar, Dia keluar dari mobil dan akan menghampiri Sarah. Tid..Tid.. Ternyata Lucky baru saja datang dan membunyikan Klaksonnya. Sarah terkejut kemudian tertawa setelah tahu siapa yang datang. "Paman..Nakal bikin kaget aja" teriak Sarah cemberut. "Ayo.masuk..Ajak Lucky. Bisma langsung pura pura menalikan tali sepatu nya saat tahu Lucky datang. Lucky dan sarah masuk ke dalam Rumah. "Kok kamu keluar rumah sih..Sayang?" Ucap Lucky sambil memeluk Sarah dar belakang. "Aku pengen baso..Jadi keluar buat nyari tukang bakso yang biasa lewat"Jawab sarah. "Tapikan bahaya sayang.." Lucky sambil mencium pipi sarah dari belakang. Lucky menuntun langkah Sarah dari belakang dan membawanya ke Kamar sarah. Lucky membuka kemejanya dan langsung memeluk kembali sarah. Tangannya mulai meremas Buah d**a sarah, tangannya masuk ke Kaos sarah dan menaikan Bra sarah ke Atas. Lucky membalikan Badan sarah sehingga Buah dadanya yang Ranum terlihat jelas. Lucky tidak sabar dan lanngsung menyusui di Buah d**a Sarah. "Eh..Pa..man.." Sarah mendesah. Lucky Sangat bernafsu menghisap dan menggigit p****g buah d**a Sarah. Setelah puas Lucky menutup kembali Bra dan merapikan Kaos sarah. "Sebentar lagi ibu kembali" ucap Lucky ke sarah. Sarah mengangguk dan merapikan Kaosnya. Di lain tempat Bisma sedang melihat aktifitas Lucky dan Sarah melalui Ponselnya. Bisma sangat marah dan memukul kasurnya. "Dasar Kalian semua mesum.., Tunggu aku merebut Sarah darimu Lucky..Ah.." Teriak Bisma marah. ***** Hari Pernikahan merekapun tiba. Sarah memakai Gaun pengantin dengan Model Maxi bows dengan hiasan Pita di bagian belakang. Bahu sarah terlihat Seksi. Rambut Sarah yang lurus di Buat bergelombang, Hiasan rambut berbentuk bunga mawar warisan neneknya yang dulu dipakai Ibunya menikah menjadi Pilihan sarah. Tak lupa bucket Bunga mawar putih, Bunga Favorit sarah. Hari ini sarah sangat cantik dengan Make Up sederhana tapi Elegant. Sarah keluar dari kamarnya setelah selesai di Rias, Lucky yang dari tadi menunggu sudah siap Dengan Jas Hitam dan berdasi Garis garis mirih Navy corak putih. "Kau sungguh cantik sarah.." Ucap Lucky dengan mata berbinar menatap wanita yang kurang dr satu jam lagi menjadi Istrinya. "Sungguh" Sarah tersipu malu Lucky memujinya. Mereka menuju Gereje dekat Perumahan sarah. Gereja sudah dihias dengan hiasan mawar putih. Di Gereja telah menunggu Orangtua Lucky, Keluarga dari dua mempelai juga sahabat-Sahabat sarah. Karena Ayah sarah sudah tiada maka Adik Ibunya Paman Andra akan mengantar Sarah ke Alta pernikahan. Sekarang Sarah dan Lucky tiba di gereja dengan mobil Lucky yang dihiasi Pita dan bunga. Lucky Masuk kegereja di temani kedua orang tuannya dan menunggu Sarah di Altar. Sarah masuk dengan Pamannya Andra menuju Altar. Suasana terasa Haru, Sarah serasa di alam mimpi menikahi pamannya. Dari Remaja dia memimpikan Pernikahan ini. Bisma Yang menyamar menjadi tamu undangan menatap Kagum akan kecantikan Sarah. Selama ini sarah sangat sederhana sehingga Saat sarah di Make up membuat semua orang Pangling. Semua tamu undangan Harus menunjukan Surat undangan yang dikirim mempelai, tapi dengan mudah Bisma mendapat Tamu undangan. Acara pemberkatan pernikahan dimulai. Semua tamu yang hadir sangat Khidmat. Setelah Upacar janji suci selesai dan Pendeta mempersilahkan membuka penutup wajah sarah dan mencium mempelai wanita. Sekarang Lucky dan Sarah sudah Sah menjadi suami istri. Mereka sudah siap membina rumah tangga senang maupun susah. Setelah Acara di gereja selesai mereka menuju Hotel di Dekat gereja. Acara selanjutnya yaitu Resepsi Kecil yang diadakan khusus tamu undangan yang tak lebih dari 100 orang. Semua tampak bahagia dengan pernikahan Lucky dan Sarah terkecuali Bisma. Jam menunjukan Pukul 09.00 dan tamu sudah mulai meninggalkan acara. Sarah dan Lucky menginap di hotel selama 2 malam. Mereka berdua sekarang sudah di Kamar pengantin. Kamar pengantin dengan hiasan Bunga mawar berbentuknLove di kasur dan juga Bathtube air dengan Taburan bunga mawar. Sarah berjalam menuju kamar mandi untuk membuka gaunnya. Tapi Lucky mencegah Sarah masuk ke kamar mandi dan malah menarik Resleting Gaun pengantin Sarah. "Ah..Paman Kenapa menarik Resletingku disini" teriak Sarah. "Hey..Aku suamimu jangan panggil Aku paman lagi" Ucap Lucky tersenyum Sarah lupa sekarang Lucky sudah menjadi suaminya. "Jadi Aku harus memanggil apa?" Tanya sarah. "Honey..sayang atau apapun itu" jawab Lucky. "Baiklah Honey.." Ucap sarah sambil membuka Gaun pengantinya. Sekarang dia hanya memakai Bra tanpa tali dan celana dalam. Dia mendekati Lucky dan Berbisik. "Bisakah malam pertama kita di tunda sampai besok? Aku lelah sayang.." Bisik Sarah lembut. "Oh..No..Oke baiklah..Beri aku satu kecupan dulu baru kamu mandi" Jawab Lucky. Cup..Sarah mengecup pipi kanan Lucky dan berlari ke kamar mandi. TBC..
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD