c h a p t e r 2 5

1813 Words

“Dila.” Mendengarnya, Dila pun refleks menoleh, menemukan kepala seseorang menyembul dari balik dinding tinggi di sisi kanan gedung sekolah. “Delo…?” Dila menyipitkan matanya tak yakin. “Lo … ngapain di sana, Del?” Delo tersenyum. “Lagi nunggu orang,” katanya kalem. “tapi sekarang orangnya udah dateng, kok.” Untuk beberapa saat, Dila seperti terpaku di tempat mendengar jawaban Delo barusan. Matanya mengerjap beberapa kali dengan cepat. Tertegun. Delo sedang menunggu seseorang? Maksudnya, menunggu Dila, bukan? Tapi, dalam rangka apa cowok itu menunggu Dila? Kemarin-kemarin kan sikap Delo sudah kembali normal seperti dulu. Enggak ada lagi mengganggu atau mencegat Dila di depan gerbang sekolah. Lalu … yang sekarang ini untuk apa? “Lo mau ngapain nunggu gue?” tanya Dila heran, matanya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD