“Apakah kau tak bisa menebaknya babygirl?” tanya Douglas menatap Emma dengan penuh nafsu. Emma menggelengkan kepalanya mencoba menepis pesona Douglas, dia tak ingin lagi menjadi mainan seks pria itu. Tapi, sentuhan Douglas membakarnya. Membuatnya bergairah. Tangan Douglas dengan cekatan menarik lepas kaos Emma dan membuka kaitan branya. Tangan besarnya menangkup payudara Emma, memberi gigitan kecil di belahan payudaranya. Emma menopang tubuhnya dengan kedua tangannya. Menggigit bibir mencoba menahan erangan nikmatnya saat Douglas kembali menyapukan bibirnya di sepanjang kaki indah Emma. “Hentikan Douglas… Ohhh..kumohon” desis Emma. Douglas mengangkat kepalanya. Tangannya meraih hotpants yang dikenakan Emma lalu menariknya lepas. Douglas menatap pakaian dalam Emma yang sudah terlihat b

