Bagian 34 POV Rini Aku masih duduk mematung di atas ranjang, tidak tahu apa yang harus aku lakukan. Kabur tidak bisa. Melawan … apalagi. Tok tok tok! "Nona, silakan keluar, tamu sudah menunggumu, ayo!" Terdengar suara seorang lelaki memanggilku dari luar. Aku semakin takut, badanku gemetar. Kini, aku hanya bisa meringkuk di sudut tempat tidur. "Kamu belum ganti baju? Ayo, cepat ganti pakaianmu dan poles wajahmu! Kalau Mami Sinta melihatmu seperti ini, ia pasti akan marah besar. Ayo." Lelaki yang kuduga seorang bodyguard itu terus saja memaksaku. "Aku nggak mau, tolong keluarkan aku dari sini," ucapku kepada lelaki tersebut sambil menangkupkan kedua tangan di depan d**a. "Maaf, Abang tidak bisa menolongmu. Di sini, Abang juga kerja, sama seperti dirimu. Jadi, Abang mohon kerjasama

