Fitnah

1581 Words

Bagian 30 "Astaghfirullah, Rini, kamu mau apa?" Aku takut dan panik, apalagi saat ini, Mama juga sedang tidak berada di rumah. "Bahkan ketika tak sadar, pun, Mas Farid selalu memanggil-manggil namamu. Aku akan membunuhmu agar tidak ada lagi yang mengganggu hubunganku dengan Mas Farid." Rini terus maju mendekatiku, "Matilah kau sekarang!" teriaknya. "Rini, jangan main-main denganku. Saat itu, aku memang tidak jadi menjebloskanmu ke penjara. Jika kamu nekat melakukan sesuatu padaku, maka akan aku pastikan bahwa kamu akan mendekam di penjara," ancamku. Kali ini, aku tidak main-main dengan ancamanku. Sedikit saja ujung pisau itu mengenai tubuhku, maka aku tidak akan mengampuninya. Rini terus melangkah, semakin dekat. "Aku tidak takut pada ancamanmu Mbak Adel. Tidak akan ada yang mengetah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD