*** Meski sudah kembali setuju dengan rencana Ilia, tetapi hingga detik ini Una belum menemui Biru lagi. Ilia mengatakan ia harus meyakinkan Arsen terlebih dahulu. Akan segera dirinya kabari bila Arsen sudah berhasil ia atasi. Una masih menunggu kabar itu datang padanya karena jujur saja ia sudah sangat merindukan Biru. Mereka sudah cukup lama tidak bertemu. Una penasaran apakah Biru juga merindukannya atau tidak? Ia ingin tahu seperti apa perasaan bocah laki-laki tersebut. “Gue harap Ilia sudah menyelesaikan urusannya bersama Arsen,” lirih Una di sela-sela jam kerjanya. Konsentrasinya kembali terbagi antara pekerjaan dan keadaan Biru pasca ia tinggalkan hari itu. “Semoga Biru baik-baik saja,” harapnya. Tanpa Una sadari sejak tadi ada yang menguping dirinya. Siapa lagi orang itu ka

