Chapter 58

2002 Words

Damian kembali menemui calon mertuanya. Kali ini, Damian mengundang mereka makan malam di sebuah restoran—yang sengaja ia pesan sejak kemarin. Damian dengan cekatan menarik kursi untuk kedua orang tua Aileen, mempersilakan mereka untuk duduk, dan mendapatkan terima kasih. Sementara itu, Arsel menggoyangkan lengan Aileen. Ia meminta Aileen untuk melihat sikap calon suaminya yang sopan itu. Damian menatap lembut ke arah Aileen, lalu mempersilakannya untuk duduk di kursi yang sudah ia siapkan. Aileen tersenyum, dan meluruskan gaunnya, lalu duduk di samping kedua orang tuanya. “Di mana Ayah dan Ibumu, Nak?” tanya Anggita sembari mengedarkan pandangannya, tetapi tak melihat kehadiran orang tua Damian. Damian merasa sedikit canggung dengan pertanyaan calon ibu mertuanya itu. Kemungkinan mer

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD