Chapter 22

1054 Words

Tak dapat menyembunyikan senangnya melihat keterkejutan di wajah putih Ailee, tatkala berkas di tangannya mendarat lembut di meja tersebut. Damian membuat simpul pada bibirnya. Terlihat manis sekaligus tampan sampai-sampai perempuan di depannya kembali terperangah. Yakin, Aileen Grizelle akan membutuhkan penjelasan mendalam akan hal ini. Melihat perempuan itu menjauhkan pikirannya dari dunia ini. Sudah terlihat jelas dari wajah polosnya tengah berhalusinasi. Damian menggeleng lemah. Apakah malam ini ia terlalu tampan, hingga seberkas senyum simpul sudah membuat tak sadarkan diri dari? Tak mau mengganggu Aileen dengan fantasinya, Damian hanya dapat menunggu. Hal ini juga merupakan keuntungan baginya dapat sepuasnya mengamati lekat perempuan di depannya. Aileen Grizelle mendapatkan kemb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD