"Yuk berangkat!" Dengan senang hati Starla mengamit lengan Levita tanpa ragu. Ada senyuman geli yang keluar dari sudut bibir Levita. Namun, dia juga tidak menolak. Tetap jalan mengikuti langkah kakinya menuju kantin bersama Starla yang terus mengapitnya. Menuruni tangga, Starla dan Levita keluar dari area asrama. Setelah melewati beberapa gedung sampai akhirnya mereka berada di dalam sebuah kantin yang cukup besar. Kantin yang waktu itu Starla pernah kunjungi saat ujian. "Lo mau pesen apa, biar gue yang ke sana!" Starla menawarkan diri. "Samain kaya lo. Bakso boleh deh sama jus jeruk." "Oke, Nona. Pesanan akan datang segera." Bercandaan karena lagi bahagia. Starla kemudian beranjak dari sana menuju ke tempat bakso. Memesan dua porsi makanan tersebut, Starla yang menunggu dengan berd

