Bima dan Flo bertatapan agak lama. Diusapnya pipi Flo lalu dicubitnya ringan pipi yang selalu diciumnya itu. “Berapa lama sih kita nggak ketemu?” tanya Bima pelan. “Kenapa aku sekangen ini sama kamu?” Flo mengangkat kedua bahunya. “Ketika kamu sedang jatuh cinta, perhitungan waktunya jadi lebih fleksibel, nggak kayak biasanya,” terang Flo seraya menahan senyum geli. “Saat kamu lagi cinta atau kangen sama orang tersebut, pasti seakan waktu berjalan lambat banget. Padahal mah waktu mah gitu-gitu aja.” Cowok itu mengangguk setuju. “Iya, bisa jadi. Tapi aku mah nggak keberatan sih. Soalnya orang yang bikin aku kelabakan setengah mati nya itu kamu,” sahutnya yang seketika membuat wajah Flo bersemu merah. Didekatinya kembali wajah Flo. “Mau dilanjutin di sini apa di rumah aja nanti?” tanyan

