Tentu saja malam itu Flo tidak bisa tidur tenang. Bayangannya akan kondisi apartemen yang porak poranda namun tidak ada tanda-tanda kuncinya dibobol paksa sungguh membuatnya ketakutan. Bagaimana bisa hal itu terjadi? Kalau bukan pihak apartemen yang 'terpaksa' membuka (itupun dalam situasi atau kondisi darurat saja) apartemen nya, berarti ada oknum lain. Mereka yang memang tahu cara membobol pintu apartemen tanpa mengeluarkan kehebohan yang bisa menarik perhatian. Siapa? Saat ini Flo tidak bisa berpikir untuk menyeleksi adakah orang-orang yang berniat jahat padanya yang dia tahu? Rasanya tidak ada. "Kamu belum tidur, Flo?" tanya Mami di sampingnya. Flo langsung beringsut dan memeluk Maminya. "Flo masih takut, Mi," ucapnya dibalik selimut. Mami memeluk putrinya itu dan mencoba menena

