Meski belum ada satu minggu semenjak Flo dan Bima tidak bertatap muka, tapi rasanya sudah sangat lama sekali gadis itu tak melihat lelakinya itu. Kerinduan yang sulit dijelaskannya mendadak menyeruak. Dia ingin sekali segera melihat dan menyentuh Bima. “Iya, dia juga pasti sama,” timpal Amanda mengagetkan. “Hah? Apanya?” Flo bingung sendiri. “Bima juga pasti kangen sama lo.” Flo memandang Amanda dengan ekspresi takut. “Darimana lo tahu isi pikiran gue? Kan, tadi gue nggak ngomong apa-apa,” ucapnya agak beringsut. “Lo punya indera keenam, ya?! Atau jangan-jangan…” Flo menutup mulutnya. “Lo sebenernya cenayang atau ahli nujum gitu?” Karena sudah dituduh punya kekuatan supernatural begitu tentu saja tidak bisa tinggal diam. “Halah, yang kayak gitu mah kagak kudu punya kemampuan indera k

