Raihan tiba-tiba datang kerumah Papa nya. Semenjak perceraian Papa dan Mamanya, ia tak pernah lagi menginap di sini. Setiap kunjungan terasa seperti tamu, bukan lagi penghuni. Jika dia ada perlu, baru lah dia akan datang ke rumah ini. Seperti hari ini, pria ini mengamuk kepada ibu tirinya dia berteriak seperti orang kesetanan di tambah lagi perusahaan sedang berantakan. "Tante Mirna keluar kamu... ?" "TANTE MIRNA KELUAR KAMU.. " teriak Raihan lagi. Seisi rumah tiba-tiba terkejut mendengarkan teriakan Raihan. Para pembantu pun keluar untuk mengintip. "Ini kenapa ya Mbok, tidak bisanya tuan muda Raihan marah seperti ini." Ucap pembantu di rumah ini. Kini Raihan jadi pembicaraan para pembantu. "Betul sekali mbok, sepertinya kali ini Den Raihan sedang kesal sama nyonya Mirna, dia melaku

