Saat Grisel meniup-niup secangkir teh nya untuk di nikmati tiba-tiba dia di kagetkan tangan kekar di pinggangnya. Kini dia sedang memeluk Grisel dari belakang. Tentu saja gerakan tiba-tiba tersebut membuat Grisel kaget. Hampir saja Teh di tangannya tumpah. "Selamat pagi sayang.." "Lho Kakak sudah bangun juga ?" Ucap Grisel mencoba mengusir kegugupannya. "Hmm, udah bangun dari tadi cuma melanjutkan tidur lagi setelah subuh. Kok sayang nggak bangunin aku sih. Ucap Nabil dengan manja dan mengeratkan pelukan itu. "A-aku nggak mau ganggu Kakak aja." Dagunya masih stay di bahu Grisel sambil memeluk Grisel dari belakang. Namun, ada keheningan di antara mereka, yang tidak terasa canggung. Rasanya seperti Grisel tahu bahwa tidak ada kata-kata yang diperlukan saat ini ia juga merasakan ketenan

