Aku sudah bertindak sejauh ini. Mengambil resiko dibenci olehmu dan orangtuamu. Melakukan hal paling gila hingga aku menjadi cowok b******k. Jadi, aku tidak akan melepaskanmu. *** Elea memukul Genta secara membabi buta dengan tangan mungilnya. Mengabaikan kenyataan jika Genta sekarang sedang terbaring di ranjang karena sakit. "Tega banget sih lo!" ucap Elea lalu memukul Genta lagi. "Ada apa sih, Le, kok gue dipukul." Genta meringis. Belum hilang pusing dikepalanya, sekarang tangannya sakit karena pukulan Elea. "Kenapa lo nggak jujur sama gue?" "Soal apa?" "Kalo kontrakan kita nunggak dua bulan. Kemarin yang punya kontrakan nagih ke sini sambil marah. Kenapa lo nggak bilang?" Genta memejamkan matanya. Ketahuan! "Sorry. Gue pikir itu tanggung jawab gue. Jadi lo nggak perlu tau," uj

