Part 12

1224 Words

Sesampainya aku di Perum Red Maple Regency, aku segera mencari nomor rumah Fabian yang ada di blok B/32.  Rumahnya tidak sulit dikenali karena berada di persimpangan jalan. Aku disambut oleh mamanya yang sudah akrab denganku. Wanita paruh baya ini merupakan sahabat orangtuaku sejak kecil. Karena itulah dulu mereka selalu menjodohkan kami. Sudah lama aku tidak berjumpa dengannya. "Apa kabar, Tante?" Tanyaku ramah. Dia mempersilakanku masuk menuju kamar Fabian, "Baik, kamu bagaimana? Mamamu sudah pulang belum?" "Saya baik, Tante. Mama saya belum bisa pulang." "Oh, sekali-kali, main kesini.." Aku mengangguk lemas, "Tante, itu si.." rasanya berat menanyakan kondisi anaknya. Setelah pintu kamar terbuka, kulihat Fabian ternyata sudah duduk dan bercanda ria dengan Sera. Fabian tertawa-tawa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD