Bab 16 Rencana Busuk

1674 Words

Rizal menatap Mawar sekilas. “Tidak apa-apa, ayo kuantar kau ke pemilik bar.” Mata Rizal berkeliling, dan mendapati pemilik bar sedang bersenang-senang dengan dua orang wanita yang mengapit di sisi kiri dan kanannya. Seorang pengumpul taruhan menghampiri pemilik bar kemudian memberikan banyak sekali uang. Keuntungan pertandingan. Tanpa memedulikan bahunya yang sangat nyeri, dia menghampiri pemilik bar. “aku minta bagianku.” Ucapnya tanpa basa-basi. Pemilik bar mendongak kemudian tersenyum senang melihat jagoannya. “Death, kau benar-benar keuntunganku!” Rizal mendengkus. Pemilik bar memberikan setumpuk uang padanya kemudian pandangan itu beralih pada Mawar yang berdiri di samping Rizal. “Dan kau sayang, kuharap besok aku dapat melihatmu lagi menemani Death. Sepertinya dia sangat meny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD