KUBUAT KAMU MISKIN, MAS 25 ** PoV Sandrina Akhirnya semua berjalan lancar. Kerja sama untuk produk baru di setujui. Aku akan pelan-pelan memulihkan lagi Pabrik Papa ku yang nyaris bangkrut. Terkadang mengurus Perusahaan ini menyita waktuku. Aku juga tak sempat lagi berkarya sebagai desainer. Meski rindu sangat menyapa untuk aku terjun lagi ke sana. Aku tak bisa fokus karena usaha almarhum Papa membutuhkan perhatian, ditambah Mas Alif dan keluarganya. Berkat laporan yang dia buat juga akhirnya permohonan kami di setujui. Aku sudah berhasil perlahan meski harus lebih banyak bersabar. Sekarang, aku tak lagi butuh Mas Alif. Sudah cukup mereka menyakiti aku. "Bu ...." Damar menyapa ku yang sedang berdiri di balkon. Aku tersentak kaget membalik badan tanpa sadar kalau aku sedang memeg

