“Ella. Panggil Carolina namun Mirabelle seperti tak mendengarnya. Sementara sebelah tangan kekar melingkari sepanjang pinggang dengan sangat posesif sembari menghujani wanita yang sangat dicinta dengan tatapan hangat. "Tak mudah bagi mereka berdua untuk saling berjauhan. Biarkan Ella menghabiskan waktu bersama Jerk. Ayo sayang!" Membimbing Carolina memasuki mobilnya. Tangannya masih saja setia melingkar disepanjang pinggang ramping. Menyadari Carolina merasa tak nyaman, ia segera menekan remote sehingga muncul kaca pembatas dengan kursi kemudi jadi sang supir tak akan bisa melihat apa yang tengah terjadi dibelakang. "Ayo turun sayang!" Membukakan pintu mobil lalu mengulurkan tangannya akan tetapi Carolina tak segera menyambutnya dan balas menatapnya sendu sembari berkata. "Aku harus m

