Ingatan Kembali

3053 Words

Lelaki berkemeja rapi itu berdiri di depan jendela ruangannya dengan memandangi halaman istana negara di hadapannya. Ketukan pelan pada pintu di luar membuatnya membuang suara, mempersilahkan tamunya masuk. "Bagaimana keadaan di sana?" Tanyanya pada sosok tegap itu, "seperti yang sudah diberitakan di televisi nasional, kalau mereka semua memang tidak bisa diselamatkan. Mati ditempat," lanjut pemuda itu –– Bastian. Nugroho menghela samar dengan berdiri membelakangi Bastian yang berdiri siap di depan mejanya. "Jadi, mereka bunuh diri massal? Dan penyebabnya masih belum diketahui," gumam Nugroho dengan alis bertautan. "Dari beberapa teman kerjanya dan juga keluarganya, mereka bukan tipe orang yang akan melakukan bunuh diri. Karena ada bukti kuat soal beberapa project yang sedang mereka sia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD