Yanan menolehkan kepala ke samping Elang yang masih duduk memeluk lutut di depan makam Julian. Pemuda itu sedari tadi hanya duduk melamun dengan tatapan sendunya Edric, Samuel dan juga Zean berdiri di belakang dengan memandangi punggung Elang yang kepalanya perlahan merunduk dalam. "Emosinya Elang sudah kembali, dan bayangan hitam itu juga tidak kelihatan. Apa emosinya hilang karena mereka?" Ujar Samuel bertanya pada Edric di sebelahnya yang terdiam lama. "Entahlah, aku juga masih merasa ragu dan tidak percaya pada bayangan hitam itu. Tujuan mereka sepertinya berbeda dengan apa yang mereka katakan pada Elang." Balas Edric dengan alis bertautan. "Apa mungkin, bayangan itu ulah anggota The Ark juga?" Kata Zean menimpali dengan menatap ke atas langit yang sudah mendung gelap. Bersiap menu

