Delva mengernyitkan dahinya sembari duduk selonjoran di depan pintu. Gadis berambut panjang itu menatap langit telanjang di atas sana yang perlahan mulai tertutupi kabut hitam membuat Delva menyipitkan mata. Gadis itu bangkit berdiri, melangkah maju dengan kembali memandang ke atas langit. Kabut hitam tadi makin menyebar di atas langit sana, dengan perlahan Delva merasakan hawa panas di sekitarnya. Ia kembali melonjak kaget saat mendengar suara helikopter yang berlalu-lalang di atasnya. Melewatinya begitu saja, setelah itu terdengar suara ledakan yang membuat Delva sontak merunduk kaget. Gadis itu melebarkan matanya dengan melihat sekitarnya, orang-orang yang tinggal bersama dengannya di tempat rahasia itu jadi berdiri di luar rumah-rumah mereka. Berusaha melihat dekat apa yang sebenarn

