Teriakan menggelegar di koridor kelas sepuluh membuat beberapa murid yang masih berada di sekolah sontak berlari mendekat ke arah sumber suara. Guru-guru yang bersiap untuk pulang jadi berbondong-bondong datang dengan melihat apa yang sebenarnya terjadi sampai ada yang berteriak sekeras itu. "A-ada vampire." Pekiknya tertahan dengan melangkah mundur berusaha berdiri di belakang orang-orang yang datang menolongnya. "Dimana, kenapa ada vampire? Kau bercanda ya?" Omel gurunya sembari melangkah memasuki ruangan kelas yang ditunjuk oleh murid perempuan itu. Sang guru mendadak membeku dengan menggerakan kepalanya membuat guru-guru lain menariknya keluar melihat satu murid cowok menatap mereka dengan tatapan tajamnya. Netranya sudah hitam pekat dengan taringnya yang sudah terlihat tajam, kakin

