Bukan Monster

2289 Words

                  Yanan menolak untuk pergi tidur ke kamarnya membuat Edric mengomelinya sampai mengancam ingin menggantung Yanan di atas pohon di samping rumah. Bukannya takut, Yanan malah mengompori dengan sengaja mengikuti gaya omelan Edric sembari memelet-meletkan lidahnya. Samuel yang melihat itu hanya bisa tergelak saja dengan mengancungkan jempol pada Yanan mengakui keberanian anak kecil itu, berbeda dengan Zean dan Roy yang hanya tersenyum kecil tidak bereaksi banyak. “Besok bukannya kau harus sekolah? Kenapa ikutan begadang dengan orang-orang dewasa?” Omel Edric masih belum berhenti. “Kak Edric saja belum mengantuk, apalagi aku yang anak kecil.” Balas Yanan sudah melengos samar. “Justru karena kau anak kecil makanya harus segera tidur, kau paham tidak?” Yanan menggelengkan kep

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD