PART 26

824 Words

“Ada apa kau terburu mengajakku bertemu?”, tanya Isaac penasaran. Dia datang ke sebuah café dengan setelan kerja yang masih lengkap. Wajah Isaac tidak terlalu panik kecuali dia merasa sangat dibutuhkan oleh Aleta kali ini. Wanita itu menghubungi Isaac dan memintanya segera pergi ke lokasi pilihan Aleta. Aleta tidak ingin Jonael membuat keributan di kantor Isaac dan mempermalukan wibawanya sebagai pimpinan Sagha group. “Aku hanya ingin bertanya apa maksudmu membuat berita palsu seperti itu?” Isaac sejenak berpikir dan mengingat apa yang sebelum ini dia lihat. “Ohh… aku juga terkejut dengan itu, Ale.” “Tolong jangan ganggu aku, Isaac.”, pinta Aleta. “Tidak. Itu bukan aku. Sungguh, aku suka dengan berita itu tapi pembohongan publik bukan hal yang kusukai.” Aleta memicingkan matanya, “J

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD